Kamu Pengguna Vape Pemula? Ini Tips Memilih Vape yang Baik

Spot Dokter – Belum pernah menggunakan vape sebelumnya? Tapi mau mencoba berhenti merokok tembakau? Tenang, kamu yang baru saja mau memulai beralih ke vape dari rokok tembakau bisa mencoba membeli untuk …

Dapatkan Komisi Dengan Kode Rujukan PasarPolis Mitra

Spot Dokter –  Apakah Anda pernah mendengar aplikasi PasarPolis Mitra? PasarPolis merupakan perusahaan asuransi online (insurtech) Indonesia. Didirikan pada tahun 2015, perusahaan ini menawarkan banyak layanan asuransi online seperti asuransi mobil, …

Tips Mengarahkan dan Meningkatkan Perkembangan Emosi Anak Sejak Usia DIni

Spot Dokter – Perkembangan emosi anak mengacu pada kemampuan anak untuk mengenali hingga mengelola emosi. Kemampuan untuk mengelola perasaan dapat membangun pribadi yang berkarakter, percaya diri. Hal ini pun membentuk citra …

penanganan dini skoliosis

Spot Dokter – Mengutip alodokter.com, tulang belakang yang normal memiliki sedikit lengkungan, di mana lengkungan tersebut berfungsi sebagai penahan tekanan sekaligus membantu gerak tubuh. Jika terjadi kelainan, maka lengkungan alami pada tulang belakang menjadi tidak selaras dan melengkung ke area tertentu. Misalnya saja, membentuk huruf S atau C, yang mana kondisi ini lebih dikenal dengan skoliosis.. Skoliosis termasuk penyakit ringan, tapi jika tidak dilakukan penanganan dini skoliosis maka bisa memicu komplikasi yang dapat membahayakan kesehatan penderitanya.

Nah, bicara mengenai tulang belakang, ternyata terdapat beberapa jenis kelainan tulang belakang yang bisa menyerang tubuh seseorang, di antaranya:

penanganan dini skoliosis

1. Kifosis

Menurut hasil lansiran, kifosis merupakan kelainan pada tulang belakang yang mengakibatkan punggung bagian atas penderitanya bengkok secara tidak normal. Di mana, penderita memiliki kelengkungan tulang belakang sampai 50 derajat atau bahkan lebih. Normalnya, kelengkungan yang dimiliki antara 25 – 45 derajat.

Biasanya, terdapat beberapa faktor pemicu yang menyebabkan munculnya kelainan tulang belakang satu ini di antaranya mengidap osteoporosis, radang sendiri, spina bifida, tumor pada belakang, postur tubuh yang buruk, dan lain sebagainya.

Penanganan kifosis biasanya disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Yang mana, jika disebabkan oleh postur tubuh yang buruk maka dokter akan memberikan fisioterapi dan pemberian penyangga punggung. Tapi, jika disebabkan oleh beberapa kelainan tulang belakang, maka diberikan obat untuk penghilang rasa sakit atau bahkan jika diperlukan maka dilakukan operasi.

2. Lordosis

Lordosis merupakan kelainan pada tulang belakang yang disebabkan oleh punggung bagian bawah penderitanya melengkung secara berlebihan ke arah depan sehingga tulang belakang mendapatkan tekanan yang terlalu besar sehingga memunculkan rasa sakit.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kemunculan lordosis seperti kehamilan, obesitas, postur tubuh yang buruk, osteoporosis, genetik, peradangan pada ruang di antara tulang belakang (diskitis), distrofi otot, dan masih banyak yang lainnya.

Biasanya, lordosis bisa sembuh dengan sendirinya, namun jika lengkungannya parah dan menimbulkan rasa sakit maka dokter akan melakukan beberapa penanganan. Misalnya, fisioterapi, pemberian obat, operasi, bahkan penderitanya disuruh untuk menjalani program diet,.

3. Skoliosis

Seperti yang sudah disinggung di bagian atas, skoliosis merupakan kelainan pada tulang belakang, yang mana tulang belakang penderitanya melengkung ke arah samping secara tidak normal. Penderita skoliosis biasanya memiliki pinggul dan bahu yang tampak tidak seimbang.

Meski belum diketahui apa sebenarnya penyebab munculnya kelainan tulang belakang satu ini, namun ada beberapa faktor pemicunya seperti infeksi pada bagian tulang belakang, cacat bawaan lahir, penyakit genetika, kelainan otot saraf, dan lainnya.

Pengobatannya sendiri biasanya melalui pemeriksaan rutin, penggunaan alat penyangga, hingga prosedur pembedahan.

Itu dia beberapa jenis kelainan tulang belakang yang pelu untuk diwaspadai. Jangan sampai abai, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *