fakta bleaching gigi

Spot Dokter – Pemutihan gigi dianggap menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri. Ada banyak cara yang dicoba untuk memutihkan gigi. Meski demikian, ternyata tidak semua cara efektif. Setiap orang ingin memiliki gigi putih dan bersih. Salah satu cara yang bisa dicoba untuk hal ini adalah prosedur bleaching gigi. Tingkat keamanan dan efektivitas bleaching gigi secara mandiri dibandingkan dengan perawatan di dokter relatif berbeda. Selain itu, pengerjaan oleh dokter gigi lebih profesional dibanding dikerjakan sendiri. Dokter gigi dapat juga menggunakan produk pemutih gigi sebagai sarana pemutihan gigi pasiennya, namun produk pemutih gigi di dokter dapat mengandung bahan yang lebih kuat, hingga dapat membuat gigi tiga hingga delapan tingkat lebih cerah. Namun tak jarang prosedur bleaching gigi atau dental bleaching ini kerap diselimuti oleh mitos-mitos yang belum tentu terbukti kebenarannya. Berikut ini adalah fakta bleaching gigi yang perlu Anda ketahui:

fakta bleaching gigi

1. Tidak semua dental bleaching menyebabkan rasa ngilu di gigi

Jika Anda memiliki gusi yang sehat, tidak mengalami penurunan gusi atau gigi berlubang, maka prosedur memutihkan gigi biasanya tidak akan membuat gigi menjadi ngilu atau sensitif.

2. Pemutihan gigi tidak menimbulkan efek permanen

Gigi putih akibat prosedur memutihkan gigi hanya dapat bertahan hingga 2 tahun. Warna putihnya pun akan memudar secara perlahan setelah 3 bulan pasca tindakan. Di sisi lain, bila Anda hobi mengonsumsi kopi, teh, dan punya kebiasaan merokok, warna putih pada gigi akibat prosedur bleaching gigi akan lebih cepat memudar.

3. Bleaching gigi tidak mengikis permukaan email gigi

Cara kerja bahan pemutih gigi pada prosedur bleaching gigi atau memutihkan gigi adalah dengan membuka pori-pori gigi, mengoksidasi, dan membersihkan lapisan gigi yang lebih dalam dari stain atau noda yang menempel. Setelah itu, dalam beberapa hari, pori-pori gigi akan menutup kembali. Jadi, prosedur memutihkan gigi tidak akan mengikis permukaan email dan tidak membuatnya menjadi lebih tipis.

4. Anda boleh minum kopi dan teh setelah bleaching gigi

Beberapa hari setelah prosedur memutihkan gigi, dokter biasanya akan menganjurkan Anda untuk menghindari kopi atau teh. Namun sebenarnya arti kata “menghindari” bukanlah berarti “berhenti sama sekali”. Artinya Anda tetap boleh minum kopi dan teh asalkan menggunakan sedotan. Agar lebih aman, Anda juga sebaiknya menambahkan susu ke dalam kopi atau membuat teh yang lebih encer.

Setelah mengetahui fakta mengenai prosedur memutihkan gigi, Anda diharapkan dapat lebih waspada akan informasi hoax yang beredar di internet. Jangan mudah percaya dengan bujuk rayu yang ada pada tiap iklan pemutih gigi.