cara menggunakan masker

Spot Dokter – Masker umumnya digunakan ketika seseorang sedang sakit baik itu sedang flu, batuk, ataupun pilek. Hal ini berguna agar virus dan bakteri dari orang yang sedang sakit tidak menyebar dan menular ke orang yang masih sehat. Selain orang yang sedang sakit, masker juga dapat digunakan orang yang sehat untuk melindungi diri dari virus, bakteri, dan polusi udara seperti debu dan kotoran.

Biasanya masker direkomendasikan oleh orang-orang yang sedang sakit infeksi pernafasan seperti flu, pneumonia, bronkitis, TBC, dan lainnya. Orang yang merawat atau berdekatan dengan pasien yang menderita infeksi pernafasan juga disarankan untuk menggunakan masker agar tidak tertular penyakit melalui saluran pernafasan.

Orang-orang yang bekerja di rumah sakit seperti dokter, perawat, ahli medis juga sebaiknya menggunakan masker. Anda juga bisa menggunakan masker ketika sedang berpergian ke luar rumah untuk melindungi diri dari virus yang tersebar di udara dan juga polusi debu dan kotoran yang tidak terlihat.

cara menggunakan masker

Cara Memilih Masker yang Tepat

Sebelum memilih menggunakan masker, ada baiknya untuk memilih masker yang benar dan tepat. Tips memilih masker yang tepat adalah pilih masker yang dapat melindungi dari mikroorganisme, cairan tubuh, dan juga partikel berukuran besar yang tersebar di udara.

Pastikan masker dapat menutupi area hidung dan mulut. Pilihlah material masker yang lembut dan tidak mudah rusak sehingga nyaman digunakan. Biasanya masker yang sering digunakan yaitu masker bedah yang berwarna hijau putih dan hanya bisa digunakan sekali saja.

Cara Menggunakan Masker Dengan Benar

Banyak orang yang menggunakan masker dengan cara dibolak-balik sesuai dengan keadaan yang sedang dialami. Misalnya saat sedang flu atau sakit, bagian hijau di luar karena diyakini dapat mencegah virus tersebar sedangkan dalam keadaan sehat, bagian hijau di dalam agar virus dari luar tidak masuk dan terhirup.

Perlu diketahui, cara tersebut salah dan hanyalah mitos. Cara menggunakan masker yang benar yaitu bagian hijau harus tetap berada di luar dan bagian putih berada di dalam baik dalam keadaan sakit ataupun tidak. Hal ini sudah tetap yang artinya tidak boleh dibalik.

Sisi masker berwarna putih bersifat sebagai penyaring. Ketika anda sedang pilek, flu, atau batuk, sisi berwarna putih berfungsi mencegah penyebaran virus atau bakteri penyebab penyakit. Namun saat Anda tidak sedang sakit, sisi berwarna putih akan melindungi diri anda dari paparan mikroorganisme yang berasal dari luar.

Selain itu, sisi berwarna putih terbuat dari material-material yang dapat menyerap. Ini bertujuan untuk mengatasi rasa tidak nyaman dan lembap saat bernapas menggunakan masker. Sebaliknya, sisi masker berwarna hijau tidak terbuat dari material yang dapat menyerap, sehingga jika Anda menggunakannya di dalam maka dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat bernapas.

Pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir ataupun menggunakan hand sanitizer baik sebelum dan setelah menggunakan masker. Bagian kawat pada masker berada tepat di atas hidung kemudian pencet dan sesuaikan posisi kawat agar pas dengan hidung dan tidak menyisakan ruang dan masker tertutup dengan rapat.

Melepas masker juga tidak boleh sembarangan. Hindari memegang bagian depan masker dan hanya talinya saja karena bagian depan penuh dengan virus dan bakteri yang menempel. Perlu diingat bahwa masker bedah hanya dapat digunakan sekali saja. Untuk mendapatkan masker dengan harga terjangkau, anda bisa membelinya di blibli.com.