sumber : doktersehat.com

Menjalani ibadah puasa Ramadhan di tengah wabah Covid-19 membuat banyak orang memilih untuk mengkonsumsi berbagai jenis vitamin. Vitamin C, B12, D dan zink memang memiliki manfaat untuk meningkatkan dan menjaga imunitas tubuh. Akan tetapi karena cemas dan khawatir, membuat banyak orang mengkonsumsi vitamin dengan dosis yang berlebih.

Akibatnya akan sangat fatal untuk tubuh, jika mengkonsumsi vitamin secara berlebih kita akan mengalami gejala-gejala klinis seperti pusing, mual, muntah dan sakit perut. Bahkan, nyawa pun bisa terancam. Lalu, bagaimana sih cara meminum suplemen vitamin yang baik dan benar sesuai dosis yang dianjurkan?

1. Beberapa Jenis Obat tidak boleh diminum secara bersamaan dengan vitamin C

sumber : doktergizi.id

Jika kita menelusuri secara teliti, para ahli gizi sangat menyarankan agar kita mengkonsumsi vitamin C yang berasal dari buah-buahan dan sayuran daripada suplemen. Dosis harian yang dianjurkan adalah 75 mg untuk perempuan dan 90 mg untuk laki-laki. Sedangkan jika mengalami flu, maka dosis vitamin C bisa ditambah menjadi 1-3 gram per harinya.

Memiliki banyak manfaat, ternyata Vitamin C tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat-obatan tertentu, lho. Misalnya, jika kamu sedang mengkonsumsi obat antasida maka sebaiknya konsumsi vitamin c dengan jeda 2 jam atau 4 jam. Selain jenis obat antasida, vitamin C juga tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan estrogen dan fluphenazine, karena akan menurunkan efektivitasnya bahkan sampai menimbulkan efek samping.

2. Sebaiknya konsumsi Vitamin A, D, E dan K bersama makanan yang mengandung lemak.

sumber : alodokter.com

Suplemen vitamin yang mengandung A, D, E dan K merupakan vitamin yang penyerapannya lebih cepat jika dikonsumsi dengan makanan yang mengandung lemak. Menurut penelitian yang ditulis oleh Aurelie Goncalves dalam jurnal Food Chemistry, menyatakan jika vitamin D yang diminum setelah makan malam akan meningkatkan kadar vitamin D dalam sel darah sebanyak 50 persen.

3. Konsumsi Suplemen Kalsium secara bersamaan dengan makanan 

sumber : liputan6.com

Sebuah situs laman Americanbonehealth.org, menyatakan bahwa suplemen kalsium sebaiknya dikonsumsi secara bersamaan dengan makanan. Alasannya, karena kalsium akan memerlukan asam dari lambung agar dapat  dipecah. Namun, suplemen kalsium tidak boleh dikonsumsi bersama dengan makanan yang memiliki serat tinggi, karena makanan yang berserat tinggi dapat mengikat kalsium, sehingga akan mengurangi jumlah kalsium untuk tubuh.

Sementara itu, kebutuhan kalsium untuk setiap orang berbeda-beda, tergantung dari jenis kelamin dan usianya. Untuk perempuan dengan rentang usia 25-50 tahun memerlukan kalsium sebanyak 1.000 mg/hari, perempuan yang berusia 50 tahun ke atas membutuhkan kalsium 1.000-1.200 mg/hari. Sedangkan untuk laki-laki yang memiliki usia 25 sampai 70 tahun membutuhkan kalsium sebanyak 1.000 mg/hari dan harus ditingkatkan lagi sebanyak 1.000 hingga 1.200 untuk laki-laki di usia 70 tahun ke atas.

4. Jangan mengkonsumsi vitamin B12 dengan kloramfenikol

sumber : sehatq.com

Kamu perlu tahu, tubuh sangat membutuhkan vitamin B12 untuk memproduksi sel darah baru. Dosis perhari yang disarankan oleh para dokter dan ahli gizi adalah sebanyak 2,4 mcg, sedangkan untuk ibu hamil memerlukan vitamin B12 dengan dosis 2,6 mcg, ibu menyusui disarankan untuk konsumsi vitamin B12 sebanyak 2,8 mcg. Untuk orang yang memiliki penyakit bawaan atau penyakit tertentu memerlukan vitamin B12 dalam jumlah yang lebih ditingkatkan lagi.

FYI, Vitamin B12 tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan dengan kloramfenikol, karena dapat menurunkan jumlah sel darah baru.

5. Konsumsi Zink 1 atau 2 jam sebelum makan

sumber : Shopee.co.id

Sudah tahu dosis harian zinc yang kamu butuhkan? Untuk pria dewasa sangat dianjurkan untuk konsumsi zinc sebanyak 15 mg/hari dan untuk perempuan sebaiknya konsumsi 12 mg/hari.

Buat kamu yang ingin mengkonsumsi suplemen zinc sangat dianjurkan untuk meminumnya 2 jam sesudah makan atau 1 jam sebelum makan  agar lebih efektif. Well, buat kamu yang ingin mengkonsumsi zinc secara alami tanpa suplemen, kamu bisa mendapatkannya dari berbagai jenis berprotein tinggi seperti daging, ikan, susu, kerang dan kacang-kacangan.

Itu dia cara mengkonsumsi suplemen vitamin C, D, A, E, K dan Zinc dengan benar bersama anjuran dosisnya. Untuk menghindari keracunan atau efek samping yang tidak diinginkan, coba terapkan cara ini dalam keseharianmu, ya!